Copy

Hubungi kami segera hari ini untuk Konsultasi Gratis!
Dear <<Name>>
<<Company>>

Alat ukur warna mengukur warna terutama dalam dua jenis teknologi berbeda, yaitu metode tristimulus (RGB) dan metode spektrofotometri .Teknologi yang berbeda ini menentukan performa dan kinerja dari setiap instrumennya. Melalui pemahaman tentang perbedaan teknologi keduanya, memungkinkan Anda untuk memilih instrumen yang paling tepat bagi kebutuhan Anda semua disesuaikan dengan aplikasi yang Anda miliki.
 
Colorimeter, yang juga dikenal dengan Chroma Meter memakai metode tristimulus. Alat ini mengukur cahaya menggunakan tiga filter sensor untuk mendapatkan sensitivitas yang sama seperti bagaimana mata manusia merespons warna. Dengan pengukuran dari tiga sensornya, instrumen ini memperoleh nilai-nilai tristimulus dan menghitung data colorimetri.
 
Di sisi lain Spectrophotometer menggunakan  banyak sensor (> dari tiga) untuk mengukur karakteristik spektral suatu warna. Karakteristik spektral ini juga dikenal sebagai sidik jari atau data asli dari warna. Dengan menggunakan fungsi integral matematika dari data spektral dan fungsi color matching mata manusia, alat ukur warna bisa memperoleh data colorimetri. Spectrophotometer mampu memperoleh data colorimetri yang lebih rinci daripada Chroma Meter, antara lain dapat mengukur data asli dari suatu warna. Oleh karena itu Spectrophotometer bisa mengevaluasi warna secara lebih teliti.
 
Silakan klik disini jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana alat ukur warna bekerja.


Cheers!

Stephen Ong
PT Dainan 2 Indonesia
stephen@dainan2indonesia.com 
www.ukurwarna.com
Copyright © 2013
PT Almega Sejahtera
All rights reserved.



Email Marketing Powered by Mailchimp