Copy

Sebagai alternatif, klik disini untuk mempelajari lebih jauh lagi tentang dasar pengukuran warna.
Dear <<Name>>
<<Company>>

Alat ukur warna bisa mengkuantifikasi warna dalam satuan angka, tetapi angka yang dihasilkan oleh suatu instrumen belum tentu selalu sama dengan angka yang dihasilkan oleh instrumen yang lain.  Hal ini disebabkan oleh karena perbedaan teknologi yang ada saat alat tersebut diciptakan, di antaranya posisi sensor, sumber cahaya dan sistem traceability yang digunakan.

Ketika data alat ukur warna tidak sama untuk obyek yang sama, tidakkah Anda ingin melakukan match communication dengan supplier / customer yang sudah menggunakan suat alat ukur (berbeda brand / model)? Mungkin tidak perlu. Pemahaman mendalam mengenai desain memungkinkan Anda untuk melakukan perbandingan data yang ada secara tepat.  

Ketika mengukur warna menggunakan model yang sama, beberapa variasi data muncul karena adanya faktor toleransi dari komponen di dalam instrumen tersebut. Perbedaan nilai ini sering dikenal dengan ‘inter-instrument agreement’. Bahkan menggunakan satu alat yang sama, perbedaan hasil bisa terjadi. Dalam spesifikasi, hal ini lebih dikenal sebagai ‘repeatability’. Dalam suatu hal, repeatability yang bagus dan inter-instrument agreement, keduanya mutlak diperlukan.

Silakan hubungi kami hari ini untuk menemumakan jawaban tentang bagaimana untuk mendapatkan ‘data compatibility’ antara dua alat ukur warna yang berbeda.

Cheers!


Stephen Ong
PT Dainan 2 Indonesia
stephen@dainan2indonesia.com 
www.ukurwarna.com
Copyright © 2013
PT Almega Sejahtera
All rights reserved.


Email Marketing Powered by Mailchimp